Tugas mandiri 9
Analisis Desain
Produk dengan Prinsip DfE
1. Nama Produk & Fungsi Utama
Nama produk: Rice Cooker Listrik
Fungsi utama:
Memasak nasi dan menjaga nasi tetap hangat menggunakan energi listrik melalui
elemen pemanas.
2. Analisis Fitur Desain
Material Utama
- Bodi
luar: Plastik ABS / PP (Polypropylene)
- Inner
pot: Aluminium atau stainless steel dengan lapisan anti lengket (teflon)
- Elemen
pemanas: Kawat pemanas logam (nikrom)
- Komponen
internal: PCB, sensor suhu, kabel listrik
- Sumber
daya: Listrik PLN
Fitur Desain yang Kurang Ramah
Lingkungan
- Penggunaan
Plastik ABS dan PP
Plastik ini sulit terurai secara alami dan memerlukan proses khusus untuk didaur ulang. - Lapisan
Anti Lengket (Teflon)
Mengandung bahan kimia sintetis yang sulit didaur ulang dan berpotensi berbahaya jika terkelupas. - Komponen
Internal Menyatu Permanen
Elemen pemanas, sensor, dan PCB dirakit menyatu sehingga sulit dibongkar saat rusak atau saat proses daur ulang. - Konsumsi
Energi Listrik Tinggi
Mode “warm” yang aktif terus-menerus menyebabkan pemborosan energi listrik. - Desain
Tidak Modular (Sulit Diperbaiki)
Kerusakan pada satu komponen (misalnya elemen pemanas) sering kali membuat seluruh rice cooker tidak digunakan lagi.
3. Kaitan dengan Prinsip Design for
Environment (DfE)
Beberapa aspek desain rice cooker
masih bertentangan dengan prinsip Design for Environment (DfE). Penggunaan
plastik ABS dan PP pada bodi tidak sepenuhnya mendukung prinsip Recycle karena
material tersebut sulit didaur ulang dan berpotensi menambah limbah plastik.
Lapisan anti lengket pada inner pot juga melanggar prinsip Recover, karena
material campuran logam dan lapisan kimia sulit dipisahkan saat proses daur
ulang.
Selain itu, desain komponen
internal yang menyatu secara permanen tidak sesuai dengan prinsip Reuse dan Recycle,
karena menyulitkan perbaikan dan pemisahan material. Konsumsi energi listrik
yang tinggi pada mode “warm” bertentangan dengan prinsip Reduce, karena
meningkatkan penggunaan energi tanpa efisiensi optimal. Desain yang tidak
memungkinkan penggantian komponen secara terpisah juga membuat umur pakai
produk menjadi lebih pendek.
Fitur yang Tidak Ramah Lingkungan
dan Prinsip DfE yang Dilanggar
|
Fitur Tidak Ramah Lingkungan |
Bertentangan dengan Prinsip DfE |
|
Plastik ABS/PP sulit terurai |
Recycle: Menambah limbah plastik |
|
Lapisan anti lengket |
Recover & Recycle: Sulit
diproses ulang |
|
Komponen menyatu permanen |
Reuse & Recycle: Sulit
dibongkar |
|
Konsumsi listrik tinggi |
Reduce: Boros energi |
|
Tidak dapat diperbaiki |
Reuse: Umur pakai pendek |
4. Refleksi Singkat
Secara keseluruhan, rice cooker
listrik masih memiliki beberapa kelemahan dari sisi keberlanjutan lingkungan,
terutama pada penggunaan material plastik, lapisan anti lengket, serta desain
yang tidak modular. Produk ini cenderung dibuang ketika mengalami kerusakan
kecil, sehingga meningkatkan limbah elektronik dan konsumsi sumber daya.
Ide Perbaikan:
- Menggunakan
material plastik daur ulang atau material bioplastik untuk bodi
luar.
- Mendesain
inner pot tanpa lapisan kimia berbahaya atau menggunakan material
yang lebih mudah didaur ulang.
- Membuat
desain modular, sehingga elemen pemanas, sensor, dan PCB dapat
diganti secara terpisah.
- Menambahkan
sistem hemat energi, seperti auto-off pada mode “warm” untuk
mengurangi konsumsi listrik.
Komentar
Posting Komentar