Postingan

Tugas terstruktur 5

  Diagram Siklus Hidup Produk: Deterjen Cair Produk: Deterjen cair berbahan surfaktan sintetis Batas sistem: Mencakup seluruh rantai proses mulai dari ekstraksi bahan baku, produksi, distribusi, konsumsi, hingga pengelolaan limbah kemasan. Analisis meliputi transportasi, konsumsi energi, penggunaan air, dan potensi daur ulang kemasan. Asumsi Sistem Masa pakai produk: ±1 bulan per botol (±1 liter) Bahan utama: surfaktan sintetis (LAS/SLES), air, builder, pewangi, dan pewarna Jenis kemasan: botol plastik HDPE dengan tutup ulir Skenario akhir hayat: 35% botol didaur ulang, 65% berakhir di TPA Transportasi: truk berbahan bakar solar Energi pabrik: listrik PLN (dominan berbasis batu bara) Narasi Analisis Produk yang dianalisis adalah deterjen cair, karena merupakan produk rumah tangga yang digunakan secara rutin hampir setiap hari. Pemilihan deterjen cair relevan dalam kajian keberlanjutan mengingat tingginya konsumsi air, penggunaan bahan kimia sintetis, serta...

Tugas Terstruktur 15

Gambar
   Simulasi Negosiasi Ekosistem Industri (Role-Play Video) https://youtu.be/9VecdbBqTOQ?si=vBDqgi6nDXdeUOdv

Tugas mandiri 15

Gambar
  Mind Map Karier Insinyur Beretika (Ethical Career Roadmap) Refleksi  Integritas etika merupakan fondasi utama bagi masa depan industri di Indonesia karena menentukan arah pengambilan keputusan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam menghadapi tantangan industrialisasi seperti kerusakan lingkungan, krisis energi, dan ketimpangan sosial, profesional yang beretika mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan tanggung jawab ekologis. Nilai kejujuran, tanggung jawab antargenerasi, serta prinsip kehati-hatian sangat penting agar inovasi industri tidak menimbulkan dampak negatif jangka panjang. Dengan menjunjung integritas etika, pelaku industri dapat membangun kepercayaan publik, mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan industri Indonesia yang berdaya saing, adil, dan ramah lingkungan.

Tugas Terstruktur 14

Gambar
  LAPORAN PERANCANGAN KAWASAN INDUSTRI EKOLOGIS (ECO-INDUSTRIAL PARK) Pendahuluan Perkembangan kawasan industri modern berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan seperti peningkatan limbah industri, pencemaran air, dan konsumsi energi yang berlebihan. Untuk menjawab tantangan tersebut, konsep Kawasan Industri Ekologis (Eco-Industrial Park / EIP) dikembangkan sebagai pendekatan terintegrasi yang menekankan efisiensi sumber daya melalui kerja sama antarindustri. Laporan ini menyajikan perancangan kawasan industri ekologis fiktif yang terinspirasi dari kawasan industri Pulo Gadung, dengan fokus pada optimalisasi pemanfaatan limbah, energi sisa, dan air melalui prinsip industrial symbiosis . Bagian I: Deskripsi Aktor Industri Kawasan industri ini terdiri dari lima jenis industri yang dirancang agar saling terhubung dan saling menguntungkan. 1. Pembangkit Listrik Biomassa Input utama: Sekam padi, air...

Tugas mandiri 14

  LAPORAN PENGAMATAN POTENSI SIMBIOSIS SEDERHANA 1. Lokasi Pengamatan Nama Lokasi: Kantin Jenis Aktivitas: Penyediaan dan penjualan makanan/minuman siap saji (nasi, lauk, gorengan, minuman) 2. Inventarisasi Limbah (Resource Mapping) Berdasarkan pengamatan di area kantin, ditemukan beberapa jenis limbah yang dihasilkan setiap hari dari aktivitas memasak dan konsumsi makanan. Jenis Limbah Sumber (Penghasil) Perkiraan Volume Kondisi Saat Ini Sisa makanan (nasi, lauk) Konsumen & penjual ±10–15 kg/hari Dibuang ke tempat sampah umum Kulit sayur & sisa bahan mentah Aktivitas memasak ±5–10 kg/hari Dibuang tanpa pemilahan Minyak goreng bekas Penjual gorengan ±3–5 liter/hari Disimpan lalu dibuang Plastik kemasan & gelas sekali pakai Konsumen ...

Tugas mandiri 13

  LAPORAN OBSERVASI KONSUMSI ENERGI Studi Kasus: Warung Makan Sederhana 1. Deskripsi Fasilitas Nama Fasilitas: Warung Makan Sederhana Jenis Kegiatan: Memasak dan penjualan makanan siap saji (nasi, lauk pauk, minuman) Jam Operasional: ±12 jam/hari (setiap hari) Peralatan Utama: Magic com, kulkas, kompor listrik, dispenser air panas, lampu, kipas angin 2. Tabel Inventarisasi Peralatan & Konsumsi Energi Data Alat dan Perhitungan Energi Listrik No Nama Alat Daya (Watt) Jam Pakai/Hari Hari/Minggu Konsumsi Energi (kWh/minggu) 1 Magic Com (besar) 300 W 12 jam 7 hari (300×84)/1000 = 25,2 kWh 2 Kulkas 1 pintu 200 W 24 jam 7 hari (200×168)/1000 = 33,6 kWh 3 Kompor listrik 600 W 2 jam 7 hari (600×14)/1000 =...

Tugas terstruktur 12

Gambar
  Infografis Konsumen Berkelanjutan, 3 Langkah Nyata Untuk Menjadi Konsumen Berkelanjutan